last updated: Thursday, 26/08/2010
Karena tergesa-gesa ingin menyelesaikan urusannya maka sang ayah bergegas menyeberangi sungai yang biasanya tenang dan dangkal, tetapi saat itu tak disangka air meningi dan arusnya mengalir dengan kencangnya, meski demikian....

last updated: Friday, 20/08/2010
"Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah".

 
last updated : Sunday, December 14 - 2008

last updated : Wednesday, October 29 - 2008

 
FESTIVAL SENI TARI KASIH SEMESTA INTERNATIONAL KE-4 JAKARTA INDONESIA
Last Update : Tuesday, 14/08/2007
Sumber : INLA INDONESIA

Manusia adalah bagian dari alam. Sebagai individu yang unik, setiap makhluk secara alami berpartisipasi demi kelangsungan hidupnya, juga saling bergantung satu dengan lainnya. Alam bukan hanya wadah tumbuh dan berkembangnya aneka bentuk kehidupan, namun juga merupakan arena untuk memeragakan keindahan eksistensi serta interaksi mereka.

Menyadari pentingnya kesadaran akan eksistensi dan kontribusi alam bagi kelangsungan umat manusia, maka jauh sebelum terdaftar secara resmi sebagai anggota INLA, perjuangan untuk memperkenalkan budaya kasih semesta telah kami rintis melalui berbagai aktivitas sosial dan pelayanan masyarakat.

Setiap manusia pasti mendambakan terwujudnya masyarakat yang berbudaya, saat dunia menjadi rumah yang nyaman bagi jiwa-jiwa yang bersahabat alam. 

INLA Indonesia didirikan pada awal tahun 2006. Keanggotaan INLA Indonesia mencakup orang-orang yang berasal dari beragam latar belakang, budaya, dan daerah. Mereka bersatu untuk berjuang nyata mewujudkan masa depan dunia yang lebih baik.

Mereka juga datang untuk saling membagi pengalaman dalam kehidupan sebagai manusia yang secara rohaniah terpanggil oleh Sang Mahakuasa. Maka, dedikasi utama INLA Indonesia adalah mengarahkan perjuangan setiap anggotanya untuk kembali kepada keindahan kodrati hati nurani. Sebab jika kita bercita-cita untuk mewujudkan keluarga, masyarakat, bangsa, dan dunia yang damai dan bahagia, dari sinilah kita memulainya.

  

Tepat pada tanggal 11 – 12 Agustus 2007, diadakanlah Festival Tarian Seni Tari Kasih Semesta (Jakarta, the 4th International Youth Nature Loving Festival) yang diselenggarakan di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) Hall D Kemayoran Jakarta Utara. Acara ini diikuti oleh 16 negara dan terdiri dari 24 tim dari mancanegara baik dari benua Asia, Australia, Amerika bahkan sampai benua Afrika.

 

Festival yang diselenggarakan di Indonesia ini merupakan Festival yang ke-4, yang sebelumnya pada tahun 2004 diselenggarakan di Taiwan, tahun 2005 juga di Taiwan, tahun 2006 di Hongkong dan tahun 2007 di Indonesia. Sungguh merupakan suatu keberuntungan karena Indonesia mendapatkan kesempatan sebagai tuan rumah penyelenggara Festival Seni Tari Kasih Semesta 2007 di Jakarta  Indonesia. Inti atau falsafah dari festival ini adalah “Lindungi Kehidupan, Mengasihi Kehidupan, Cintai Kehidupan dan Muliakan Kehidupan” dan juga mencintai alam semesta. Festival ini merupakan festival terakbar yang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia.

 

Festival yang diselenggarakan di Jakarta – Indonesia ini, di bawah naungan dari INLA INTERNATIONAL yang didirikan oleh Master Wang Tzu Guang selaku Founder President The International Nature Loving Federation. Festival ini di hari pertama (11 Agustus) dihadiri oleh 20000 pengunjung. Dan di hari kedua (12 Agustus) mencapai 20000 lebih pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.

 

Selain itu juga di hadiri oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI dalam hal ini mewakili Bapak Presiden RI yaitu Bapak Ir. Jero Wacik, SE, kemudian Ketua Umum DPP Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Ibu Hartati Murdaya, kata sambutan dari Gubenur Provinsi DKI Jakarta Bapak Sutiyoso, kata sambutan dari Menteri Agama RI Bapak Muhammad M. Basyuni, serta dihadiri oleh para petinggi Negara dan para duta besar sahabat dari mancanegara. Serta para sponsor yang ikut mendukung terselenggaranya acara ini.

 

Dalam festival ini juga dihadiri oleh para juri professional dari mancanegara untuk memberikan penilaian terhadap masing-masing tim yang hadir beliau-beliau adalah Arcadius Sentot Sudiharto (Pengamat Seni Tari Indonesia), Chang Yung Yu (Pengamat & Dosen Chinese Culture University – China), Ed Yen (Produser & Penulis Nada Musik Populer & Klasik – China), Eric Wang (Produser Rekaman Digital Media – Taiwan), Wang Sheng Di (Guru & Instruktur Musik Tradisional & Modern).

 

Festival ini juga diliput oleh berbagai media cetak dan TV Swasta seperti SCTV yang meliput acara festival tersebut. Berikut ini adalah nama-nama berbagai tim dari mancanegara yang ikut dalam Festival INLA INDONESIA, yaitu

1.      Tim Samudera Raya – Australia (The Great Ocean Youth Team of Australia),

2.      Tim Cahaya Surya – Kamboja (The Shiny Sky Youth Team of Cambodia),

3.      Tim Bunga Salju – Kanada (The Snow Flakes Youth Team of Canada),

4.      Tim Sungai Yangtze – China (The Yangtze River Youth Team of China),

5.      Tim Sungai Mei – China (The Plum River Youth Team of China),

6.      Tim Padang Rumput – Hongkong (The Jade Prairie Youth Team of Hongkong),

7.      Tim Fajar Menyinsing – Hongaria (The Morning Sun Youth Team of Hungary),

8.      Tim Sungai Gangga – India (The Gangga River Youth Team of India),

      

9.      Tim Rumput Hijau – Indonesia, Batam (The Green Meadow Youth Team of Indonesia),

10.  Tim Kabut Gunung – Indonesia, Singkawang (The Mountain Mists Youth Team of Indonesia),

11.  Tim Pelangi Ceria – Jepang (The Cheering Rainbow Youth Team of Japan),

12.  Tim Lautan Luas – Korea (The Wide Sea Youth Team of Korea),

13.  Tim Mentari Pagi – Madagaskar (The Morning Glory Youth Team of Madagascar),

14.  Tim Kemilau Danau – Malaysia (The Radiant Pond Youth Team of Malaysia),

15.  Tim Telaga Besar – Myanmar (The Torrential Stream Youth Team of Myanmar),

     

16.  Tim Sinar Fajar – Singapura (The First Rays Youth Team of Singapore),

17.  Tim Rinai Hujan – Thailand (The Drifting Rain Youth Team of Thailand),

18.  Tim Bumi Raya – China Taipei (The Vast Land Youth Team of China Taipei),

19.  Tim Rimba Belantara – Indonesia, Jakarta (The Exuberant Forest Youth Team of Indonesia),

20.  Tim Langit Biru – Indonesia, Bali (The Blue Sky Youth Team of Indonesia),

                                

 

21.  Tim Awan Putih – Indonesia, Medan (TheWhite Cloud Youth Team of Indonesia),

22.  Tim Semerbak Bunga – Indonesia, Medan (The Fragrant Blossom Youth Team of Indonesia),

23.  Tim Sinar Lembayung – Indonesia, Jakarta (The Prismatic Light Youth Team of Indonesia),

24.  Tim Cahaya Bintang – Indonesia, Palembang (The Sparkle Stars Youth Team of Indonesia).

 

     

 

 

Penampilan pada tanggal 12 Agustus 2007 semakin meriah, penonton dalam dua hari itu setiap harinya melampaui 20000 orang, padatnya jadwal membuat acara baru selesai pada pukul 23.00 WIB lebih, semuanya tetap menunggu sampai akhir acara pembagian pengharaan serta pemanjatan syukur dan terimakasih, kali ini stiap tim maju dengan pesat, semuanya berbahagia, pembagian penghargaan sebagai berikut:


最佳表演獎 (Terbaik dalam Penampilan):
印尼峇里島藍天青年團 Indonesia - Bali - Tim Langit Biru - The Blue Sky Youth Team
印尼雅加達森林青年團 Indonesia - Jakarta - Tim Rimba Belantara - The Exuberant Forest Youth Team


印尼雅加達霞光青年團 Indonesia - Jakarta - Tim Lembayung Senja - The Prismatic Light Youth Team
印尼棉蘭白雲青年團 Indonesia - Medan - Tim Semerbak Bunga - The Fragrant Blossom Youth Team
中華大地青年團 Taiwan - Tim Bumi Persada - The Vast Land Youth Team
印尼棉蘭花香青年團 Indonesia - Medan - Tim Semerbak Bunga - The Fragrant Blossom Youth Team
印尼巨港星光青年團 Indonesia - Palembang - Tim Cahaya Bintang - The Sparkle Stars Youth Team

最佳和諧獎 (Terbaik dalam Keharmonisan):
中國長江青年團 China - Tim Sungai Yangtze - The Yangtze River Youth Team
馬達加斯加朝陽青年團 Madagaskar - Tim Mentari Pagi - The Morning Sun Youth Team
加拿大雪花青年團 Kanada - Tim Bunga Salju - The Snow Flakes Youth Team

最佳默契獎:
日本彩虹青年團 Jepang - Tim Pelangi Ceria - The Cheering Rainbow Youth Team
新加坡晨曦青年團 Singapura - Tim Sinar Fajar - The First Rays Youth Team

最佳精神獎 (Terbaik dalam Semangat):
澳洲海洋青年團 Australia - Tim Samudera Raya - The Great Ocean Youth Team
匈牙利旭日青年團 Hongaria - Tim Fajar Menyingsing - The Morning Glory Youth Team
印度恆河青年團 India - Tim Sungai Gangga - The Gangga River Youth Team

最佳自然獎 (Terbaik dalam Kealamian):
中國梅江青年團 China - Tim Sungai Mei - The Mei River Youth Team*
韓國大海靑年團 Korea - Tim Lautan Awan - The Lofty Cloud Youth Team

最佳喜感獎 (Terbaik dalam Kebahagian):
馬來西亞湖光青年團 Malaysia - Tim Kemilau Danau - The Radiant Pond Youth
柬埔寨日光青年團 Kamboja - Tim Cahaya Surya - The Shiny Sky Youth Team

最佳快樂獎 (Terbaik dalam Keceriaan):
中國草原青年團 Hongkong - Tim Padang Rumput - The Jade Prairie Youth Team

最佳活力獎 (Terbaik dalam Vitalitas):
甸大河青年團 Myanmar - Tim Telaga Besar - The Torrential Stream Youth Team

最佳動感獎 (Terbaik dalam Kedinamisan):
印尼山嵐青年團 Indonesia - Singkawang - Tim Gunung Tegar - The Mountain Mists Youth Team

最佳美感獎 (Terbaik dalam Keindahan):
印尼碧草青年團 Indonesia - Batam - Tim Rumput Hijau - The Green Meadow Youth Team
泰國飄雨青年團 Thailand - Tim Ombak Laut - The Sea Wave Youth Team of Thailand

最佳編曲獎 :
日本彩虹青年團 Jepang - Tim Pelangi Ceria - The Cheering Rainbow Youth Team
中國長江青年團 China - Tim Sungai Yangtze - The Yangtze River Youth Team

最佳創意獎:
泰國飄雨青年團 Thailand - Tim Ombak Laut - The Sea Wave Youth Team of Thailand


Pada tanggal 13 Agustus Malam Syukur, juga malam yg bahagia bagi semua anggota tim dari berbagai negara, sambil menyantap hidangan diiringin dengan berbagai acara hiburan penutupan, semua pemuda-pemudi dari berbagai latarbelakang negara, suku, budaya yang berbeda menyatu tanpa jarak, benar-benar menampilkan suatu Dunia Satu Keluarga yang tiada perbedaan. Walau malam telah larut namun setiap pemuda terlihat tidak lelah, masa-masa bahagia selalu terasa singkat, walau tak rela namun mau tak mau harus pulang ke negara masing-masing, berjuang demi masa depan manusia, hanya ucapan semoga masa depan gilang gemilang, jadikanlah kenangan indah ini sebagai perwujudan yang nyata dengan bersama-sama mempropagandakan cinta alam, memancarkan pesona indah manusia, berjuanglah!

Semoga dengan adanya festival ini dapat memberikan makna yang besar didalam kehidupan kita. Tidak hanya untuk diri sendiri melainkan untuk masyarakat dan dunia serta menjaga dan melestarikan alam semesta ini dari kehancuran. Karena itulah festival kasih semesta international ini diadakan sebagai simbol perdamaian dan cinta kasih bagi dunia dan umat manusia. INLA INTERNATIONAL membawa kita menuju masa depan gemilang melalui banyak kegiatan festival seni dan budaya yang tidak membedakan culture bangsa, agama, ras dan lain sebagainya. Maka dunia menjadi satu keluarga yang harmonis bagaikan alam semesta. (Edited - Kasihlestari)